Surat Cinta Tukang Buah dan Tukang Sayur wajahmu memang manggis sifatmu juga melon kolis Tapi hatiku nanas karena cemburu Terasa sirsak napasku hatiku anggur lebur Ini delima dalam hidupku Memang ini salahku Jarang apel di malam minggu Aku. . . mohon belimbing -mu Kalau memang per- pisang -an ini yang terbaik untukmu semangka kau bahagia dengan pria lain Sawo nara ____ Dari : Durian to (Jenis Teks Anekdot) dikutip dari buku teks bahasa Indonesia kelas X SMA/MA/SMK/MAK Balasan Dari Tukang sayur Membalas kentang suratmu itu' Brokoli-blokoli sudah kubilang jangan tiap datang rambutmu selalu kucai jagung mu tak pernah dicukur disuruh dateng malem minggu eh nongolnya hari labu ditambah kondisi keunganmu makin hari makin pare kalau mau nelpon aku aja mesti ke wortel
Surat Cinta Tukang Buah dan Tukang Sayur Surat Tukang Buah kepada Tukang Sayur wajahmu memang manggis sifatmu juga melon kolis Tapi hatiku nanas karena cemburu Terasa sirsak napasku hatiku anggur lebur Ini delima dalam hidupku Memang ini salahku Jarang apel di malam minggu Aku. . . mohon belimbing -mu Kalau memang per- pisang -an ini yang terbaik untukmu semangka kau bahagia dengan pria lain Sawo nara ____ Dari : Durian to Balasan Dari Tukang sayur Membalas kentang suratmu itu Brokoli-blokoli sudah kubilang jangan tiap dateng rambutmu selalu kucai jagung mu tak pernah dicukur disuruh dateng malem minggu eh nongolnya hari labu ditambah kondisi keunganmu makn hari makin pare akalau mau nelpon aku aja mesti ke wortel terus terong aja cintaku padamu sudah lama tomat jangan kangkung aku lagi aku mau hidup seledri Cabe dech dari: Sayurati (Jenis Teks Humor) dikutip dari buku teks baha...
Ketika kau melakukan usaha mendekati cita-citamu, di waktu yang bersamaan cita-citamu juga sedang mendekatimu. Alam Semesta bekerja seperti itu. (Fiersa Besari). My Hero. Jika kau bertanya siapa super Hero idolaku semasa kecil, aku akan menjawab: Superman. Namun jika kau bertanya siapa super Hero idolaku hari ini, aku akan menjawab: orangtuaku. Tidak ada pahlawan yang lebih hebat dari orangtua. Mereka tidak punya tubuh baja, tapi mereka punya hati sekuat baja,yang sanggup menerima pukulan bertubi-tubi. Demi kebahagiaan anaknya. Mereka tidak bisa terbang, tapi dengan segala tenaga yang tersisa, mereka bersedia menopang agar aku mampu terbang dan meraih mimpi. Jadi berapa banyak dari kita yang benar-benar tahu tentang orangtua kita? Apakah kita pernah duduk diam dan mendengarkan cerita mereka? Ataukah kita terlalu sibuk dengan urusan-urusan kita sehingga tak sempat menggali lebih dalam sosok yang selalu melindungi kita? Apakah k...
Komentar
Posting Komentar